
Warta Metropolis Jember. Kian maraknya kenakalan di kalangan remaja saat ini , terlebih dengan status sebagai pelajar baik di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas maupun Kejuruan ( SMK), sudah melampaui batas usianya, bahkan sudah mengarah ke kriminalitas.
Tentu hal tersebut sangat meresahkan berbagi pihak , baik orang tua, guru maupun pemerintah. Maka dari itu tentu untuk menanggulangi nya , perlu keterlibatan orang tua, guru, serta masyarakat sangatlah dominan dalam memberikan warna akan mental dan moral anak- anak tersebut.
Sebagai langkah awal yang konkrit dari pemerintah,yang terwakili oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) secara serentak diseluruh wilayah Republik Indonesia mengadakan penyuluhan hukum yang diharapkan bisa untuk membekali anak- anak dan remaja dengan nilai nilai hukum dan ketertiban . Adapun acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 20-21 Maret 2023. Di Kabupaten Jember sendiri terdapat enam (6) Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang sudah tersertifikasi, sehingga bisa menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah untuk menjalankan program tersebut .antara lain OBH Pusat Perlindungan Anak, Perempuan dan Lansia (PPAPL) “takawida” dibawah pimpinan Erwidati, S.H,M.H,C.Med yang dalam hal ini bekerja sama dengan SMP N 7 Jember yang beralamatkan di Jalan Cendrawasih no 22 Jember dengan mengambil tema “Mencegah kenakalan dan kriminalitas anak dengan memahami nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari- hari” .Dalam penyuluhan tersebut difokuskan untuk siswa kelas 9 yang berjumlah kurang lebih 320 orang, mengingat sebentar lagi mereka sudah akan melanjutkan ke jenjang pendididkan yang lebih tingg. Kepala sekolah SMPN 7 Jember Ibu Murtini, Sp,Pd. M.Pd menambahkan pesan kepada siswa/ siswi nya, agar alumni SMPN 7 Jember menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak dan selalu menampilkan nilai – nilai positif diri dimanapun dan kapanpun berada.
Upaya Pengembangan Karakter sendiri lebih ditekankan pada afirmasi diri agar tertanam dalam diri siswa/ siswi supaya lebih bisa menghargai diri, teman dan lingkungannya. Hal tersebut bisa dilihat dari sikap- sikap yang muncul pada diri anak, antara lain Mencintai Tuhannya( ALLah) yang mana diharapkan ada rasa pertanggung jawaban diri, punya rasa takut bila berbuat yang tidak baik, menjadi teman yang baik bagi sesamanya, dan juga bisa mengembangkan kepribadian diri, sehingga akan muncul jiwa dan karakter yang tidak mudah terombang ambing oleh perubahan atau perbedaan yang ada, berani membuat/ memilih keputusan diri, membiasakan fokus pada perasaan – perasaan positif dan bersyukur atas pencapaian sebagai bentuk penguatan diri, sehingga siap menghadapi perubahan kehidupan dan menyaring segala informasi yang masuk saat ini, imbuh Pakar Psikologi dari PPAPL “takawida” Dr. Fiesta Yumpi Rahmanawati, Msi, Psikolog.
Dengan dipandu MC Senior Irfin, Penyuluhan hukum tersebut terasa hangat yang terbukti dengan sambutan antusias siswa siswi yang hadir. Para siswa bergantian mengangkat tangan karena didorong keingin tahuan dan keberanian peserta untuk menyampaikan pertanyaan terkait materi penyuluhan tersebut dan juga antusiasmenya siswa/ siswi dalam menjawab quiz quiz yang diberikan pemateri .Tak lupa, sebagai bentuk apresiasi atas terlaksananya penyuluhanhukum tersebut, tersematkan pula dalam bentuk Piagam Penghargaan untuk SMPN 7 Jember (jbr/zab)
